Agar WA Tidak disadap, Terapkan 10 Cara Berikut Ini

Agar WA Tidak disadap, Terapkan 10 Cara Berikut Ini

recode.ID – Untuk kalian pengguna WhatsApp, disarankan untuk mengamankan akun WA kalian dari ancaman penyadapan yang saat ini kian marak. Agar WA tidak disadap oleh para penjahat cyber, kalian bisa menerapkan beberapa cara yang akan redaksi bahas dibawah ini.

Seperti yang kita tahu, sebagai salah satu aplikasi perpesanan paling populer saat ini, akun WhatsApp menjadi incaran para penjahat cyber untuk diambil alih.

Cara yang paling populer adalah dengan menyadap akun WA target tanpa di sadari oleh pemiliknya. Sehingga para penjahat cyber ini, bisa mengintip isi percakapan kalian yang bisa jadi isi percakapan tersebut berisi informasi yang sensitif dan bersifat rahasia.

Nah, untuk menghindari aksi penyadapan tersebut, ada baiknya kalian memahami bagaimana cara menjaga keamanan akun milik kalian agar WA tidak disadap oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

Tips Agar WA Tidak disadap

Agar WA Tidak disadap, Terapkan 10 Cara Berikut Ini

Menurut pakat kemanan cyber, ada beberapa langkah yang bisa kalian lakukan untuk mengamankan akun WhatsApp kalian dari ancaman penyadapan.

Diartikel ini, redaksi akan mengulasnya secara lebih detail dengan bahasan yang ringan agar bisa kalian pahami dengan mudah.

Untuk lebih jelasnya, silahkan simak 10 tips agar WA tidak disadap yang redaksi rangkum dari berbagai sumber terpercaya.

1. Pantau Aktivitas WhatsApp Web

Cara yang paling umum dilakukan oleh peretas ketika mereka menyadap sebuah akun WhatsApp, adalah dengan menggunakan aplikasi WA web yang diakses lewat komputer atau laptop.

Ketika akun akun WA kalian sedang disadap dan pelaku sedang online di WhatsApp web, biasanya akan muncul notifikasi di aplikasi WA kalian bahwa Whatsapp Web sedang aktif/online.

Jika kalian tidka merasa sedang login WhatsApp web maka segera logout dan keluarkan WA web tersebut dengan cara:

  • Pertama, buka aplikasi WhatsApp kalian lalu klik opsi titik tiga di kanan atas
  • Kemudian kalian klik WhatsApp Web
  • Nanti akan muncul daftar perangkat mana saja yang login dengan akun Anda
  • Untuk mengelurakan semua perangkat, klik logout dari semua perangkat

2. Aktifkan Fitur Two Step Verification

Apa itu two step verification? yakni sebuah fitur keamnan yang disediakan oleh pihak WhatsApp untuk melindungi akun WA kalian dari akses atau login di perangkat lain.

Jadi, misalkan ada peretas yang berusaha untuk masuk ke akun kalian maka hal tersebut tidak bisa dilakukan karena harus memasukan kode khusus yang terkirim ke nomor pribadi kalian.

Dengan mengaktifkan fitur ini maka kemanan akun kalian akan lebih terjaga. Untuk mengaktifkannya, berikut panduannya:

  • Buka aplikasi WA, lalu klik opsi titik tiga di kanan atas
  • Lalui pilih menu Setting > Account > Two Step Verification
  • Klik Enable
  • Masukkan enam kode rahasia yang dipilih
  • Silahkan kalian masukkan email untuk memulihkan kata kunci jika suatu saat lupa dengan kode tersebut

3. Aktifkan Fitur Finger Print di WhatsApp

Langkah selanjutnta agar WA tidak disadap adalah dengan mengaktifkan fitur keamanan perangkat berupa finger print atau sensor sidik jari.

ketika kalian mengaktifkan fitur keamanan yang satu ini maka aplikasi hanya bisa dibuka oleh mereka yang sidik jarinya terdaftar.

Jadi jika suatu saat ponsel kalian hilang atau dicuri, maka mereka tidak akan pernah bisa masuk di WhatsApp kalian karena akan terkunci dengan sidik jari.

Untuk mengaktifkannya, berikut langkah-langkahnya:

  • Pertama, kalian klik opsi titik tiga di kanan atas
  • Kemudian kalian klik Privasi
  • Selanjutnya, pilih dan klik kunci sidik jari
  • Aktifkan fitur ini, dan kalian akan diminta untuk merekam sidik jari

Ada bebera pilihan durasi penguncian, mulai dari 1 menit hingga 1 jam. Jadi ketika kalian tidak menggunakan WA dalam kurun waktu yang dipilih makan secara otomatis WA akan dikunci dengan sidik jari.

4. Jangan Berikan OTP atau Kode yang Masuk

Umumnya peretas akan mengelabui pengguna dan meminta kode OTP yang masuk ke nomor ponsel yang terkait dengan akun WhatsApp kalian.

Jika ada orang yang tidak dikenal meminta kode tersebut dengan alasan apapun jangan diberikan. Karena bisa jadi ada oknum penjahat cyber yang sedang berusaha untuk mengambil alih akun WA kalian.

5. Abaikan Kiriman Link Mencurigakan

Jika kalian menerima kiriman pesan dari kontak yang tidak dikelan berisi tautan situs atau link yang mencurigakan sebaiknya abaikan saja dan jangan pernah sesekali untuk mengklik tautan tersebut.

Karena biasanya peretas berusaha menjebak korban dengan tautan yang mungkin saja berisi malware berbahaya yang bisa mengambil alih sistem perangkat kalian.

6. Jangan Asal Masukan No WA

Pastikan bahwa kalian tidak asal dalam memasukan nomor WA kalian ketika mendaftar suatu layanan. Misal kalian mendaftar untuk suatu situs tertentu dan meminta nomor WA sebaiknya pikirkan ulang.

Pasalnya, jika kalian tidak waspada bisa saja nomor WA kalian akan menjadi target peretas. Bahkan dalam beberapa kasus no WA tersebut akan menerima spam iklan yang cukup mengganggu.

7. Jangan Asal Gunakan WiFi Publik

Tindak kejahatan peretasan juga seringkali dilakukan melalui serangan yang dilakukan pada fasilitas WiFi publik. Ketika kalian mengakses jaringan WiFi gratis ditempat umum, itu sangat rawan untuk disusupi oleh peretas.

Teknik ini biasa dikenal dengan nama MITM (man in the middle attack) dan bisa dengan mudah mencegat pesan yang masuk atau keluar yang terhubung dengan WiFi publik.

8. Jangan Asal Install Aplikasi

Kebiasaan melakukan pemasangan atau instalasi aplikasi dari sumber yang tidak dikenal juga sebaiknya kalian hindari.

Pasalnya, aplikasi yang berasal bukan dari sumber resmi berpotensi didomplengi oleh malware yang berbahaya yang bisa saja mengambil alih sistem perangkat yang kalian gunakan, termasuk data-data penting kalian.

9. Pastikan Selalu Mengupdate Aplikasi

Untuk menjaga performan dan juga keamanan sebuah aplikasi, sangat disarankan untuk melakukan update secara berkala aplikasi-aplikasi yang terpasang di perangkat, salah satunya adalah aplikasi perpesanan WhatsApp.

Pasalnya update aplikasi ini bertujuan untuk menambal celah dan juga meningkatkan sistem keamanan pada aplikasi yang digunakan.

10. Tingkatkan Pengetahuan Digital dan Kesadaran Diri

Langkah terakhir yang bisa dilakukan agar WA tidak disadap tidak berkaitan dengan sistem atau perangkat yang digunakan.

Namun berkaitan dengan pribadi pengguna yang terkadang masih ceroboh dan tidak aware dengan kemanan data meraka.

Oleh karena itu, sangat disarankan kepada kalian untuk lebih menigkatkan pengetahuan terkait keamanan digital dengan sering-sering membaca informasi mengenai teknologi internet yang sedang berkembang saat ini.

Dengan demikian, maka kesadaran akan menjaga keamanan data dan akun akan lebih tinggi mengingat resiko atau dampak yang ditimbulkan jika menjadi korban peretasan atau penyadapan akun seperti ini bisa sangat berbahaya.

Demikian informasi lengkap bagaimana tips atau cara agar WA tidak disadap yang sudah redaksi beberkan secara detail dalam poin-poin diatas.

Semoga informasi ini bisa bermanfaat dan menambah wawasan kalian tentang pentingnya menjaga akun dan juga data-data pribadi milik kalian.

Penulis: Ikhsan Aufa
Editor: Andra

Pos terkait