oleh

Awas, Iklan YouTube Di Susupi Script Penambang Bitcoin

recode.ID – Seiring dengan semakin meningkatnya nilai tukar mata uang digital Bitcoin, membuat hacker dan para penjahat dunia maya selalu mencari celah untuk tetap bisa menghasilkan bitcoin dengan cara menambangnya melalui script penambang bitcoin di browser yang membebani CPU komputer pengguna.

Beberapa waktu yang lalu, sejumlah pengguna YouTube mengeluhkan jika antivirus yang terpasang di komputer mereka selalu mendeteksi adanya script penambang bitcoin, Coinhive, tiap kali mereka mengunjungi website video streaming tersebut.

Hal tersebut tetap terjadi walaupun sebagian pnrgunjung telah mengganti browser untuk mengakses layanan berbagi video tersebut. Belakangan di ketahui jika aktifitas tersebut merupakan ulah penjahat dunia maya yang dengan sengaja telah menyusupkan script penambang bitcoin melalui jaringan iklan yang ada di YouTube.

Menurut hasil penyelidikan yang di lakukan oleh firma keamanan digital Trend Micro, akhirnya diketahui bahwa Coinhive memang sengaja disisipkan oleh hacker ke jaringan iklan Google, termasuk kedalam penayangan iklan di YouTube.

Melalui laman blog resmi mereka, periset dari Trend micro mengatakan ” “Para (hacker) penyerang menyasar DoubleClick Google yang mengembangkan dan menyediakan layanan iklan internet, untuk distribusi trafik,”

DoubleClick sendiri adalah merupakan salah satu jaringan iklan daring pertama dan terbesar di dunia yang pernah dibeli oleh Google pada 2007 silam, seharga 3,1 miliar dollar AS. Akuisisi jaringan iklan tersebut tersebut menjadi salah satu alasan mengapa Google mendominasi di ranah online advertising.

Sekedar informasi, kini jaringan iklan Google telah menjangkau setidaknya 250 juta unique viewer untuk Amerika Serikat saja. Dengan jumlah tersebut, DoubleClick menjadi ladang yang empuk untuk menambang mata uang digital oleh para kriminal siber dengan cara menyisipkan script penambang cryptocurrency tadi.

Sementara itu, menanggapi laporan Trend Micro terkait aktifitas menambang bitcoin secara ilegal melalui jaringan iklannya di YouTube, pihak Google dengan segera merespon laporan tersebut dengan segera menonaktifkan iklan yang telah di sisipi script mining cryptocurrency tersebut.

“Dalam kasus ini, iklan-iklan tersebut diblokir dalam kurang dari dua jam dan para aktornya dikeluarkan dari platform kami,” Jelas juru bicara Google, sebagaimana di kutip dari laman ArsTechnica, pada Senin (29/1/2018) kemarin.

(azzahra)

Silahkan Download Aplikasi Baca Berita recodeApps Melalui Google Play Store Untuk Akses Berita Lebih Cepat Di Smartphone Android Anda.


Topik Menarik Lainnya

Artikel Pilihan Redaksi