Bjorka Kembali Berulah, Klaim Miliki Data Aplikasi MyPertamina

Bjorka Kembali Berulah, Klaim Miliki Data Aplikasi MyPertamina

recode.ID – Bjorka, peretas yang sempat membuat heboh masyarakat Indonesia beberapa waktu yang lalu karena aksi peretasan dan kebocoran data sejumlah lembanga penting ditanah air yang di lakukannya, kini kembali muncul dengan aksi peretasan terbarunya.

Dalam forum hacker Breached Forum, ia mengklaim telah memiliki data dari layanan MyPertamina. Bukan hanya memiliki, ia juga berniat menjual data pengguna aplikasi MyPertamina melalui situs tersebut.

Dalam forum tersebut, ia membuat thread atau postingan yang berisi klaim jika ia telah mengantongi data dari aplikasii MyPertamina berupa data pengguna dan juga data transaksi kurang lebih 30GB.

Untuk meyakinkan, Bjorka bahkan membagikan sample data yang berhasil ia dapatkan untuk diuji kebenaran dari data tersebut.

Sampel Data Aplikasi MyPertamina yang Bocor Valid

Terkait unggahan peretas yang hingga saat ini masih belum diketahui keberadaanya tersebut, pakar kemanan cyber Pratama Persadha, melakukan pengecekan.

Hasilnya pun cukup mengejutkan, dimana dalam pengecekan sampel data tersebut diketahui data yang bocor ini merupakan data yang valid.

Dalam pengecekan yang dilakukan secara acak dengan aplikasi GetContact, ditemukan jika nomor Hp yang ada dalam daftar data yang bocor tersebut memang benar menunjukkan nama pemilik nomor tersebut.

Selain itu, saat dilakukan pengecekan NIK dengan aplikasi Dataku, hasilnya juga cocok. Dengan demikian, Pratama menyebut, sampel data yang diberikan Bjorka merupakan data yang valid.

“Sampai saat ini sumber datanya masih belum jelas. Namun soal asli atau tidaknya, data ini hanya Pertamina sendiri yang bisa menjawabnya, karena aplikasi ini dibuat oleh Pertamina yang juga memiliki dan menyimpan data ini,” jelas Pratama Persadha seperti yang redaksi kutip dari laman Liputan6.

Lebih lanjut menurut pakar kemanan cyber sekaligus Chairman lembaga riset CISSReC (Communication & Information System Security Research Center) tersebut mengatakan, bahwa untuk memastikan jika data tersebut asli dan memang berasal dari kebocoran data pada aplikasi MyPertamina haruslah audit dan investigasi digital forensik secara lebih mendalam.

Hal ini dilakukan, untuk mengetahui dimana letak sumber kebocoran, apakah dari aplikasinya, dari server panampung data atau ada celah lain yang digunakan Bjorka untuk masuk dan mencuri data-data tersebut.

Sekilas Tentang Aplikasi MyPertamina

Sekedar informasi tambahan untuk yang masih belum tahu, aplikasi MyPertamina adalah sebuah aplikasi smartphone yang digunakan untuk keperluan membeli BBM (bahan bakar minya) bersubsidi, yakni Solar dan Pertalite.

Sementara itu, mengutip informasi yang dimuat dalam laman resmi mypertamina.id, disebutkan jika aplikasi MyPertamina merupakan aplikasi layanan keuangan digital milik Pertamina serta anggota BUMN (Badan Usaha Milik Negara) yang terintegrasi dengan aplikasi LinkAja.

Jadi dengan aplikasi ini masyarakat bisa membeli BBM bersubsidi dan semua transaksi pembayaran dilakukan secara digital tanpa uang cash.

[darsitek number=3 tag=”hacker”]

Aplikasi ini sendiri tersedia untuk smartphone berbasis Android yang bisa diunduh secara resmi lewat Google Play Store) maupun iOS (App Store).

Pos terkait