Bot Game Vs Gamer Pro ? Siapa Lebih Jago

recode.ID –  Pernah mendengar nama Danil Ishutin, atau yang lebih dikenal sebagai Dendi. Mungkin nama tersebut sedikit terdengar asing di telinga anda yang bukan seorang gamer, namun bagi para player Dota 2, Dendi di kenal sebagai pemain Dota 2 paling jago sedunia. Namun meskipun menyandang gelar sebagai pemain pro, ternyata ia masih tak mampu mengalahkan sebuah Bot yang dibuat oleh perusahaan, OpenAI di dalam permainan Dota 2 antara Bot Game Vs Gamer Pro.

Dalam sebuah pertandingan 1 vs 1 antara bot game OpenAI melawan gamer pro, Dandi, pemain asal Negara Ukraina tersebut harus di buat kewalahan ketika menghadapi Bot OpenAI. Bahkan saking telaknya kekalahan yang dialami Dend1, gamer  berusia 28 tahun itupun akhirnya harus mengakui kehebatan bot OpenAI dan menyerah pada pertengahan ronde keduanya. Pertarungan antara 2 gamer beda dimensi ini berjalan dengan sistem 1 on 1, yang artinya siapa pun yang pertama kali berhasil dua kali membunuh lawannya maka akan di daulat sebagai pemenang.

Baca Juga :  Kecanduan Main Mobile Legends 8 Jam Sehari, Gadis Ini Terserang Stroke

Seperti di lansir dari Venture Beat, Sabtu (12/8/2017), jalannya pertandingan antara Bot Game Vs Gamer Pro tersebut pada set pertama, bot OpenAI terlihat sangat dominan hingga membuat player sekelas Dendi terlihat kebingungan. Bahkan, hanya dalam waktu yang cukup singkat, bot game tersebut bisa memperoleh  ‘first blood’ atau terbunuhnya karakter hero milik Dendi.

Dendi pun akhirnya harus menyerah pada pertandingan kedua, dan meninggalkan arena pertadingan tersebut dengan mimik kesal. Nasib Dendi tak jauh berbeda dengan sejumlah pemain top lainnya yang pernah merasakan keganasan bot game buatan OpenAI tersebut, seperti Artour ‘Arteezy‘ Babaev dan Syed ‘SumaiL‘ Sumain. Sedangkan bagi OpenAI,pertandingan ini adalah sebuah prestasi  tersendiri,di mana mereka para pembuat bot ini berharap artificial intelligence (AI) akan berguna bagi kehidupan manusia tak hanya sebatas sebagai lawan tanding bermain game.

Bot OpenAI sendiri belajar bermain permainan Dota dengan cara bermain melawan sesama Bot AI. Hebatnya Bot OenAI ini hanya butuh waktu dua minggu untuk bisa menjadi sehebat ini. “Kami melatihnya dengan hanya bermain melawan dirinya sendiri. Jadi kami tidak mengatur strategi apa pun, kami juga tak menyuruhnya belajar dari manusia, hanya sejak awal ia terus bermain melawan kopi dirinya sendiri. Ia mulai dari sesuatu yang benar-benar acak, lalu terus mendapat sedikit perbaikan sampai akhirnya ada di level pro,” ujar Jakub Pahocki, periset di OpenAI.

Baca Juga :  Waspada, Game Online Ini Bisa Curi Password Pengguna Android

Saat ini Bot OpenAI hanya bisa bermain dalam pertandingan Dota 2 dalam skala 1 vs1, namun rencana ke depan para peneliti akan membangun sekelompok bot yang yang bisa melawan tim human gamer dalam pertandingan Dota 2 5 lawan 5, layaknya  pertandingan Dota 2 pada umumnya

(andra/sc)

Topic:

Menarik Untuk Anda Baca: